Senin , November 18 2019
Home / ARTICLE / JANGAN TAKUT BERBAGI

JANGAN TAKUT BERBAGI

Jangan Takut Berbagi

Menjelang bulan Ramadhan 1440 H, Dompet Dhuafa mengusung tema “Jangan Takut Berbagi” sebagai salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membangkitkan semangat berbagi terhadap mereka yang membutuhkan. Salah satu cara dari Dompet Dhuafa dalam mengajak masyarakat terlibat dalam berbagai aksi kebaikan.

Jangan takut berbagi
Para Blogger dan media, pada saat sosialisasi kegiatan Jangan Takut Berbagi di Institut Kemandirian Karawaci Tangerang

Sebagaimana diketahui Dompet Dhuafa adalah sebuah lembaga filantropi islam yang sumber dananya berasal dari dana zakat, sedekah, infak, dan wakaf (ZISWAF), serta dana halal lainnya. Semuanya bertujuan dalam upaya pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (humanitarian) dan wirausaha sosial profetik (prophetic socio-technopreneurship).

Untuk itu, Dompet Dhuafa terus akan terus melaksanakan program-program dan layanan yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat agar jangan takut berbagi terhadap sesama, kapanpun dan di manapun.

Jangan takut berbagi ala Alm. Amir Radjab

Satu cerita mulia tentang semangat “Jangan Takut Berbagi” ini bisa kita lihat dari aksi kebaikan yang dilakukan oleh sepasang suami istri (Alm. Prof. Drs. Amir Radjab Batubara dan Istri) melalui Dompet Dhuafa.

Baca juga : Obat Terbaik Penyakit Langka

Saat masih aktif bekerja, beliau selalu meluangkan waktu akhir pekannya untuk memberikan pengajaran pada anak-anak yatim dan dhuafa di rumahnya. Ketika berkunjung ke daerah-daerah, beliau selalu meminta seseorang untuk mencarikan anak yatim yang bisa dibantu. Sudah tidak terhitung jumlahnya anak-anak yatim yang beliau sekolahkan dan diberikan biaya hidup. Amir Radjab Batubara juga dikenal sebagai sosok guru. Beliau merupakan bapak dari anak-anak dhuafa.

Jangan Takut Berbagi
Wakayapa cikal bakal Institut Kemandirian yang didirikan oleh Alm. Prof. Drs. Amir Radjab Batubara dan Istri

Beberapa tahun lalu mereka memiliki gedung dan lahan di daerah Karawaci, Tangerang. Lahan tersebut kemudian diwakafkan melalui Dompet Dhuafa oleh keluarganya. Di sana berdiri Institut Kemandirian sebagai wujud cintanya kepada kaum dhuafa yang didedikasikan dalam bentuk pendidikan keterampilan (vocational training) bagi kaum dhuafa. Berbagai pelatihan keterampilan kerja untuk kaum muda dari kalangan pengangguran dan dhuafa.

Institut Kemandirian

Institut Kemandirian hadir sebagai solusi bagi remaja-remaja dhuafa yang selama ini belum banyak tersentuh bantuan dan program-program kemanusiaan. Padahal remaja merupakan salah satu agen perubahan yang mana di tangannya estafet kepemimpinan bertumpu.

Institut Kemandirian Dompet Dhuafa merupakan wujud pengentasan masalah pengangguran dan kemiskinan di bidang kejuruan seperti teknisi otomotif sepeda motor, teknisi telepon seluler, tata busana atau menjahit, salon muslimah, IT desain grafis dan video editing.

Jangan Takut Berbagi
KELAS TEKNISI HANPHONE di Institut Kemandirian Tangerang
Jangan Takut Berbagi
KELAS KOMPUTER/IT/DESAIN GRAFIS di Institut Kemandirian Tangerang
Jangan Takut Berbagi
KELAS FASHION DAN DISAIN di Institut Kemandirian Tangerang
jangan takut berbagi
KELAS SALON MUSLIMAH di Institut Kemandirian Tangerang
jangan takut berbagi
KELAS PANGKAS RAMBUT PRIA di Institut Kemandirian Tangerang
jangan takut berbagi
KELAS OTOMOTOF SEPEDA MOTOR di Institut Kemandirian Tangerang

Selain program-program pelatihan reguler, Institut Kemandirian juga melaksanakan program-program kerjasama dengan pihak mitra. Untuk mewujudkan kemandirian yang diinginkan, inilah semangat berbagi yang terkandung dalam “Jangan Takut Berbagi”.

Melihat animo masyarakat yang semakin bertambah terhadap dunia kewirausahaan menjadi peluang tersendiri lagi Institut Kemandirian untuk mencetak wirausaha dari kalangan dhuafa. Tentunya harus ada dukungan kuat dari para stakeholder yang satu visi dan misi dengan Dompet Dhuafa, agar kemandirian generasi bangsa dalam pembangunan ekonomi dapat tercipta dan mampu mengatasi masalah kemiskinan.

Institut Kemandirian Hasilkan Banyak Sosok Mandiri

Salah satu sosok berprestasi yang mendapatkan pelatihan kemandirian dari Institut Kemandirian adalah Dani. Ia tergabung dalam Komunitas Kelompok Usaha Bersama Penyandang Disabilitas (Kubependa) yang juga atlet panahan peraih medali emas pada Pekan Pralimpiade Daerah (Peparda) Jawa Barat 2018.

jangan takut berbagi
Sharing Session tentang manfaat dari program-program yang telah dilaksanakan

Sejak Februari lalu hingga April 2019, Dani mendapatkan pelatihan kemandirian dengan skill yang ia pelajari di Institut Kemandirian. Uniknya, Dani lebih memilih bidang reparasi handphone untuk dipelajari disana. Bidang yang sama sekali belum pernah ia kenal sebelumnya. Baginya, tidak ada batasan untuk belajar. Jika bisa, ia juga ingin mengajak teman-teman sesama penyandang disabilitas. Ilmu yang ia dapat dari Institut Kemandirian sangat berguna bagi dirinya.

Jangan Takut Berbagi, Percayalah

Dompet Dhuafa mengajak semua kalangan masyarakat di Indonesia untuk menebarkan semangat
Jangan Takut Berbagi dan bergandeng tangan wujudkan kemandirian di bulan suci nanti. Kemiskinan
yang ada di Indonesia dapat ditekan jika kaum dhuafa dapat diberikan modal dan pelatihan untuk
berdaya dan mandiri.

Maka mari kita ikut untuk mensosialisasikan program Ramadhan 1440 H tersebut kepada masyarakat luas.

About Pencerita Dunia - Eka Siregar

Halo.. panggil Bang Eka aja ya.. pada dasarnya saya senang jalan-jalan, makan dan mengerjakan atau mencoba hal-hal baru. Nah, di sini saya coba bagi ke teman-teman apa-apa yang telah saya lihat, dengar, dan rasakan sendiri. Silahkan dibaca-baca ya..

Check Also

laptop gaming omen 15

3 Seri Laptop OMEN dari HP, Laptop Gaming Canggih Idola Para Gamers

OMEN. Ya…. Omen.. Kalau kalian dengar kata Omen, apa yang ada dalam pikiran kalian? Nah.. …

4 comments

  1. Karena dengan berbagi, kita justru semakin kaya…

  2. Dompet Dhuafa memang good yah Bang, dengan tulisan ini aku bisa makin yakin kalo mau berbagi dan sharing ke teman atau keluarga karena jelas sekali program-programnya. Nice artikel membantu banyak informasi kemana harus berbagi yang tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.